Pekerjaan Dan Rutinitas Manusia Vs Robot

0
21
Human vs Robot

Pekerjaan Dan Rutinitas Manusia Vs Robot

Kini bukan lagi kisah fiksi ilmiah banyak

robot

yang diciptakan untuk berperan menggantikan rutinitas & pekerjaan manusia. Pada  tahun 2013, Carl Benedikt Frey dan juga Michael Osborne dari Universitas Oxford mengungkapkan hasil penelitian 702 jenis pekerjaan di Amerika Serikat berpotensi digantikan oleh robot. Pada berkesimpulannya, 47 persen pekerjaan serta rutinitas dalam satu atau dua dekade ke depan akan ditransisi oleh sebuah mesin buatan manusia yaitu robot.
Dikutip dari The Economist, penelitian yang sama juga dilakukan oleh The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). OECD menggunakan analisa data survei keterampilan pada tahun 2015 dan menemukan 14 persen pekerjaan di 32 negara berpotensi otomatisasi. Berarti robot memiliki peluang sebesar 70 persen untuk menggantikan rutinitas dan

pekerjaan

manusia.
Lalu 32 persen pekerjaan masuk kategori cukup lebih aman dengan probabilitas sebesar 50 sampai 70 persen untuk dapat digantikan robot. Dengan status tingkat pekerjaan saat ini, berarti ada 210 juta pekerjaan bakal terancam digantikan oleh robot di 32 negara.

Proses tersebut itu ternyata tidak terjadi secara merata di berbagai negara. Namun pada studi penelitian tersebut menemukan variasi di berbagai negara. Contohnya,

pekerjaan

manusia di Slovakia dua kali lebih terancam dibandingkan di Norwegia. Secara garis besar, pekerja di negara-negara kaya sepertinya kurang berisiko jika dibandingkan mereka yang berpenghasilan menengah. Akan tetapi kesenjangan yang luas hingga ada di antara negara-negara yang memiliki kekayaan yang sama.
Pola perbedaan dalam struktur organisasi maupun bauran industri masing-masing memiliki perannya. Contoh di Korea Selatan, 30 persen jenis pekerjaan berada di bidang manufaktur, jika dibandingkan dengan 22 persen di Kanada.
Rata-rata,

pekerjaan

Korsel lebih sulit jika diotomatisasi daripada pekerjaan di Kanada, karena perusahaan Korsel telah menggunakan cara menggabungkan baik tugas rutinitas secara sosial dan kreatif, yang tidak bisa dilakukan oleh komputer juga robot.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here