Driver Ojek Online Menuntut Developer Aplikasi

0
14

(PDOI) Perhimpunan Driver Online Indonesia wilayah Jawa Timur, para driver ojek online baik roda dua, juga roda empat pada senin 2 maret 2018 menggelar aksi demo yang melayangkan beberapa tuntutan kepada penyedia sekaligus pengembang layanan aplikasi yang bertempat di kantor Grab Jalan Klampis Jaya 8H, Surabaya.

Tiga hal tuntutan yang dilayangkan oleh para driver dintaranya adalah kebijakan suspend (blockir) pada fitur ketentuan persyaratan layanan oleh para driver jika dilanggar, namun bukan tanpa sebab mereka sering sekali terjebak kendala sewaktu menjemput para pengguna jasa ojek online terkena macet sehingga mengakibatkan keterlambatan dan berpotensi terjadi pembatalan layanan, dengan sistem suspend tersebut menjadikan hukuman bagi para mitra ojek online, selain menerima kerugian mereka juga menerima hukuman yang mengakibatkan tidak bisa beraktifitas pada waktu jumlah yang ditentukan, selain itu kedua tuntutan lainnya adalah nominal perkilometer pada harga yang ditentukan oleh pihak penyedia layanan jasa ojek online ternyata minim jika hanya Rp 1.600/km dan para rekan – rekan driver menginginkan sedikitnya Rp. 4.000/km juga untuk roda empat harapan rekan – rekan adalah Rp 7.000/km.

Dalam tuntutan yang ke tiga para driver ojek online mengharapkan ada fitur tombol emergency pada dashboard aplikasi platform mobile tersebut, mengapa demikian? karena fitur tersebut sangatlah penting untuk antisipasi kejahatan juga monitor keselamatan mitra maupun pengguna jasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here