Halo guys, times to flash back. Pada kesempatan kali ini saya mencoba mewawancarai teman kita, Siska Anggraini Gani atau lebih dikenal dengan nama Siska Gani guna meramaikan kolom wawancara alumni. Topiknya adalah Nostalgia IC Gorontalo
Sebagai alumni IC tentunya banyak kenangan yang terukir di sekolah kita. Boarding school atau sekolah berasrama memang selalu memberikan cerita-cerita unik. Saya yakin setiap angkatan pasti punya memori yang indah, konyol ataupun menjengkelkan untuk sekolah kita.
Berhubung wawancara ini sifatnya santai maka gaya bahasa yang dipakai dalam wawancara ini adalah gaya bahasanya orang gorontalo. So, harap untuk …
Hingar bingar politik seakan tidak pernah mati. Politik adalah sesautu yang selalu berjalan dinamis. Naik turunnya begitu cepat dan tak terduga. Kita semua masih ingat tahun 2009 kemarin ketika pemilu di gelar, hasilnya Partai Demokrat begitu perkasa menguasi perolehan suara secara nasional. Hal itu pulalah yang kemudian membuat orang-orang partai demokrat akhirnya banyak menguasai posisi di pemerintahan. Sudah sewajarnya hal tersebut terjadi karena hasil pemilu selalu berbanding lurus dengan posisi di pemerintahan maupun di DPR.
Sekarang, setelah pemilu lewat, pemerintahan mulai berjalan dunia politik itu kembali bergolak. Yang paling hot tentunya …
Masih ingat ketika dulu blog ini ramai oleh tulisan pak Abdul Qohar yang sangat fenomenal dan masih hot sampe sekarang atau oleh tulisan teman-teman lainnya. Tidak hanya ramai oleh tulisan tapi juga oleh komen-komen dari teman-teman lainnya. Sekarang setelah blog ini kembali dari ‘mati surinya’, blog ini seperti ditinggal oleh para peminatnya.
Apakah yang terjadi sebenarnya? Apa teman-teman udah gak care lagi ama blog ini atau gimana? Yang jelas saya gak ada jawaban pastinya. Hehehe…
Belum lama ini sekolah kita tercinta baru saja meluluskan alumni terbarunya. Dari sekian banyak alumni tersebut saya …
If u guys are filipinos you better watch out to sing your anthem.
Hari ini tanggal 10 may 2011, I’ve just read news from vivanews.com. Salah satu beritanya adalah tentang salah seorang penyanyi kebangsaan filipina yang sudah meretas karir sebagai penyanyi internasional. Namanya adalah Charice Pempengco, Charice adalah salah satu dari penyanyi asia yang berhasil menembus Hollywood. Kepiawaiannya dalam menyanyi tidak diragukan lagi. Kepiawaianya tersebut membawa dia menjadi bintang tamu diacara Oprah Show dan berduet dengan idolanya Celine Dion.
Ada hal yang menarik yang mau saya angkat dari berita yang saya baca …
DICARI !!!
Alumni ICG (diutamakan kelahiran Gorontalo) yang lulusan PTN dengan IPK min. 3,0 yang bersedia menjadi Calon Dosen di UNG untuk dapat diusulkan menjadi penerima Beasiswa Unggulan (BU) Pascasarjana dari DIKTI kurang lebih total 45 juta rupiah (diberikan tiap bulan selama studi).
Bidang Keilmuan Strategis yang dicari:
1. Ilmu Pertanian
2. Ilmu Teknik
3. Ilmu Kesehatan, Keperawatan
4. Pendidikan Kejuruan, PAUD
5. Bahasa Daerah & bahasa Internasional
6. MIPA dan pendidikan MIPA
7. Kesenian & Budaya
8. Olah Raga
9. Manajemen Kebencanaan
Jika Anda orangnya, segera hubungi Jamal Darusalam Giu sebelum 20 MEI 2011.
Terimakasih.
Sepintas kalo kita bertanya kepada siswa kelas III tentang rencana mereka setelah lulus, maka umum jawabannya mereka adalah melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang notabene adalah perguruan tinggi favorit, seperti ITB, UI, UGM dan PTN favorit lainnya.
Terlepas dari keinginan tersebut ada hal yang sedikit menggelitik untuk dikupas, yaitu masih sedikitnya minat para siswa kelas III untuk menempuh jalur lain, selain melanjutkan ke PTN, yakni sekolah kedinasan. Dari pengalaman saya pribadi ketika saya selesai pendidikan SMU, pemikiran saya pun kurang lebih sama dengan pemikiran siswa kelas III pada umumnya. …
Ketika Rasulullah SAW sampai ke Madinah, beliau segera mempersaudarakan Kaum Muhajirin (orang-orang yang ikut berhijrah dari Makkah ke Madinah) dengan orang-orang Anshar (Penduduk Madinah). Persaudaraan yang dibangun atas kesamaan aqidah, kesamaan visi dan kesadaraan nilai-nilai insani. Inilah sejarah persaudaraan anak-anak manusia yang melahirkan peradaban baru, yaitu peradaban al-musawah atau egaliter.
Dalam konteks peradaban al-musawah inilah, setiap manusia dipandang sama, yang membedakan di antara mereka adalah ketakwaannya kepada Allah. Seluruh ummat Islam digambarkan seperti berjejernya gigi sisir (kaasnanil musthi) yang sama rata sehingga ketuika digunakan untuk merapikan rambut, nampaklah rapid an indahnya …