<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Komentar di: Mempertanyakan keadilan tuhan</title>
	<atom:link href="http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html</link>
	<description>Berbagi cerita berbagi berita dan berkarlota</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 06:24:46 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3</generator>
	<item>
		<title>Oleh: Dunggio</title>
		<link>http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html/comment-page-1#comment-2117</link>
		<dc:creator>Dunggio</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Aug 2010 15:58:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cendekia.web.id/2009/01/10/827.html#comment-2117</guid>
		<description>Ndak ngira ternyata masih ada komen di bawahx qoru. komenx sih biasa2 aja, terlalu dangkal malah. Alumni juga ya? :) 

bertanya bukan berarti nggak percaya. bertanya artinya kita berusaha mencerna atau mencari sebuah jawaban. Dari keraguan bisa aja timbul kepercayaan. Dari percaya bisa juga jadi gak percaya. semua tergantung bagaimana kita mennimbang segala sesuatux.

anyway ini trit lama, ana comment cmn sekedar ngereply aja buat saudara/i johari. 

:) :) :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ndak ngira ternyata masih ada komen di bawahx qoru. komenx sih biasa2 aja, terlalu dangkal malah. Alumni juga ya? <img src='http://www.cendekia.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  </p>
<p>bertanya bukan berarti nggak percaya. bertanya artinya kita berusaha mencerna atau mencari sebuah jawaban. Dari keraguan bisa aja timbul kepercayaan. Dari percaya bisa juga jadi gak percaya. semua tergantung bagaimana kita mennimbang segala sesuatux.</p>
<p>anyway ini trit lama, ana comment cmn sekedar ngereply aja buat saudara/i johari. </p>
<p> <img src='http://www.cendekia.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <img src='http://www.cendekia.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  <img src='http://www.cendekia.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: johari</title>
		<link>http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html/comment-page-1#comment-2079</link>
		<dc:creator>johari</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 15 Apr 2010 00:26:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cendekia.web.id/2009/01/10/827.html#comment-2079</guid>
		<description>Bagus juga pandangan kau tu..tapi kalau kau nak bebas tak mau percaya  tuhan kan lagi baik . Terserahlah sebab sampai masa kau akan mati juga , booking neraka terus...alang-alang. Bukankah neraka itu luas, kat dunia ini pun kau dah boleh tengok neraka...tengok saja matahari tu..siapa yang cipta ,kau ke..atau nenek kau...suhunya berjuta degree celcius...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Bagus juga pandangan kau tu..tapi kalau kau nak bebas tak mau percaya  tuhan kan lagi baik . Terserahlah sebab sampai masa kau akan mati juga , booking neraka terus&#8230;alang-alang. Bukankah neraka itu luas, kat dunia ini pun kau dah boleh tengok neraka&#8230;tengok saja matahari tu..siapa yang cipta ,kau ke..atau nenek kau&#8230;suhunya berjuta degree celcius&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yadunk</title>
		<link>http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html/comment-page-1#comment-1515</link>
		<dc:creator>yadunk</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 09:52:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cendekia.web.id/2009/01/10/827.html#comment-1515</guid>
		<description>sory, ana tidak mendewakan demokrasi. ana melihat pengertian demokrasi dari segi kebebasan berpikir dalam artian setiap orang punya hak bicara n berpendirian secara bebas bukan dari pengambilan keputusan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sory, ana tidak mendewakan demokrasi. ana melihat pengertian demokrasi dari segi kebebasan berpikir dalam artian setiap orang punya hak bicara n berpendirian secara bebas bukan dari pengambilan keputusan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: Qoru</title>
		<link>http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html/comment-page-1#comment-1511</link>
		<dc:creator>Qoru</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 06:00:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cendekia.web.id/2009/01/10/827.html#comment-1511</guid>
		<description>Pengertian ADIL di atas kan hasil dari pemikiran manusia aja. Gimana kalo gua blg Adil adalah segala sesuatu yang dimaui Allah tanpa peduli kerelaan makhluknya. Sah2 aja kan kalo saya bikin definisi kayak gitu???

Nafsu diciptakan untuk menguji manusia. Anda tidak dapat disebut &quot;jago bakalae&quot; kalo Anda tidak pernah berkelahi. Anda tidak dapat disebut kuat kalo tidak pernah ngangkat barang. Anda tidak dapat dikatakan pintar kalo tidak pernah ikut ujian. Nilai ujian itulah yang menentukan IQ Anda, bukan? Anda tidak dapat dikatakan jujur jika Anda tidak pernah dihadapkan dengan duit jutaan yang &quot;basah&quot;. Bukankah untuk mendapat julukan Sopir yang hebat, Anda harus nyetir mobil dulu? Anda tidak dapat dikatakan punya iman kuat kalo Anda di Masjid terus. Iman dapat dikatakan kuat kalo Anda masuk diskotik dan tidak tergoda untuk melakukan segala hal yang dilarang Tuhan. &quot;Ikhwan2&quot; kayak, MAAF, kader2 PKS terlihat alim karena emang mereka bergaulnya sama orang2 itu aja. Wajarlah... Kalo mereka gaulnya sama preman, cewek2 yang pakaiannya minim terus mereka tetap bertahan alim seperti itu, itulah yang dikatakan hebat. Jadi hikmah nafsu diciptakan manusia sebagai penguji iman atau tantangan bagi seseorang. That&#039;s the beauty of life. Tanpa tantangan, hidup ini nothing.

Tuhan tidak mempermainkan kita. (kalopun iya, so what?) Dia ngasih kita bakat untuk baik dan jahat. Kemudian dibentangkanlah kedua jalan bagi kita. Ditunjukilah kita jalan menujuNya. Tugas kita adalah untuk mengambil pilihan jalan mana yang kita tempuh.

Demokrasi adalah sistem yang salah. Demokrasi didasarkan pada suara terbanyak, bukan pada kebenaran. dalam demokrasi kalo semua orang setuju 3x3=7, maka itulah keputusannya. Jadi ngapain kita mendewakan demokrasi?</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Pengertian ADIL di atas kan hasil dari pemikiran manusia aja. Gimana kalo gua blg Adil adalah segala sesuatu yang dimaui Allah tanpa peduli kerelaan makhluknya. Sah2 aja kan kalo saya bikin definisi kayak gitu???</p>
<p>Nafsu diciptakan untuk menguji manusia. Anda tidak dapat disebut &#8220;jago bakalae&#8221; kalo Anda tidak pernah berkelahi. Anda tidak dapat disebut kuat kalo tidak pernah ngangkat barang. Anda tidak dapat dikatakan pintar kalo tidak pernah ikut ujian. Nilai ujian itulah yang menentukan IQ Anda, bukan? Anda tidak dapat dikatakan jujur jika Anda tidak pernah dihadapkan dengan duit jutaan yang &#8220;basah&#8221;. Bukankah untuk mendapat julukan Sopir yang hebat, Anda harus nyetir mobil dulu? Anda tidak dapat dikatakan punya iman kuat kalo Anda di Masjid terus. Iman dapat dikatakan kuat kalo Anda masuk diskotik dan tidak tergoda untuk melakukan segala hal yang dilarang Tuhan. &#8220;Ikhwan2&#8243; kayak, MAAF, kader2 PKS terlihat alim karena emang mereka bergaulnya sama orang2 itu aja. Wajarlah&#8230; Kalo mereka gaulnya sama preman, cewek2 yang pakaiannya minim terus mereka tetap bertahan alim seperti itu, itulah yang dikatakan hebat. Jadi hikmah nafsu diciptakan manusia sebagai penguji iman atau tantangan bagi seseorang. That&#8217;s the beauty of life. Tanpa tantangan, hidup ini nothing.</p>
<p>Tuhan tidak mempermainkan kita. (kalopun iya, so what?) Dia ngasih kita bakat untuk baik dan jahat. Kemudian dibentangkanlah kedua jalan bagi kita. Ditunjukilah kita jalan menujuNya. Tugas kita adalah untuk mengambil pilihan jalan mana yang kita tempuh.</p>
<p>Demokrasi adalah sistem yang salah. Demokrasi didasarkan pada suara terbanyak, bukan pada kebenaran. dalam demokrasi kalo semua orang setuju 3&#215;3=7, maka itulah keputusannya. Jadi ngapain kita mendewakan demokrasi?</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: mhatozz</title>
		<link>http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html/comment-page-1#comment-1490</link>
		<dc:creator>mhatozz</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 18:49:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cendekia.web.id/2009/01/10/827.html#comment-1490</guid>
		<description>sebuah pemikiran yang benar2 kritis....
ane cuma bisa comment...
Tuhan maha adil...
1.sebab oksigen yang diciptakan diberika gratis kepada setiap ummatnya tidak mengenal gender,agama,cacat,or lain2...(bukan kah itu menunjukkan tuhan maha adil untuk sebuah kelangsungan hidup manusia)2.Tuhan memberika kesempatan janji kepada semua umatuntuk masuk surga asal kan di mau berbuat apa yang di perintahkan...
3.suatu yang naif menanyakan keadilan tuhan hanya dari pandangan orang2 yang di beri kekurangan fisik or mental....sebab orang2 yang kekurangan itu belum tentu berpikiran begitu seperti pak yahya pikirkan,,,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sebuah pemikiran yang benar2 kritis&#8230;.<br />
ane cuma bisa comment&#8230;<br />
Tuhan maha adil&#8230;<br />
1.sebab oksigen yang diciptakan diberika gratis kepada setiap ummatnya tidak mengenal gender,agama,cacat,or lain2&#8230;(bukan kah itu menunjukkan tuhan maha adil untuk sebuah kelangsungan hidup manusia)2.Tuhan memberika kesempatan janji kepada semua umatuntuk masuk surga asal kan di mau berbuat apa yang di perintahkan&#8230;<br />
3.suatu yang naif menanyakan keadilan tuhan hanya dari pandangan orang2 yang di beri kekurangan fisik or mental&#8230;.sebab orang2 yang kekurangan itu belum tentu berpikiran begitu seperti pak yahya pikirkan,,,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: elqassam</title>
		<link>http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html/comment-page-1#comment-1489</link>
		<dc:creator>elqassam</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 06:19:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cendekia.web.id/2009/01/10/827.html#comment-1489</guid>
		<description>sip!!! :)
namanya juga di dunia maya... jgn diambil hati... hehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>sip!!! <img src='http://www.cendekia.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /><br />
namanya juga di dunia maya&#8230; jgn diambil hati&#8230; hehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yadunk</title>
		<link>http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html/comment-page-1#comment-1488</link>
		<dc:creator>yadunk</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 05:25:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cendekia.web.id/2009/01/10/827.html#comment-1488</guid>
		<description>Baguslah kalo gitu, mudah2an nt bisa tetap istiqomah dengan kepercayaan dan keyakinan anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Baguslah kalo gitu, mudah2an nt bisa tetap istiqomah dengan kepercayaan dan keyakinan anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: elqassam</title>
		<link>http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html/comment-page-1#comment-1487</link>
		<dc:creator>elqassam</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 17 Jan 2009 05:07:28 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cendekia.web.id/2009/01/10/827.html#comment-1487</guid>
		<description>hahaha...

:D
ane sudah jadi muslim sejak ruh ane diciptakan Allah, lengkap dgn syahadatnya! bukan karena ortu! emang nt siapa yg ciptain, kok nanya gitu...? haha</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>hahaha&#8230;</p>
<p> <img src='http://www.cendekia.web.id/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /><br />
ane sudah jadi muslim sejak ruh ane diciptakan Allah, lengkap dgn syahadatnya! bukan karena ortu! emang nt siapa yg ciptain, kok nanya gitu&#8230;? haha</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yadunk</title>
		<link>http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html/comment-page-1#comment-1486</link>
		<dc:creator>yadunk</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 03:50:36 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cendekia.web.id/2009/01/10/827.html#comment-1486</guid>
		<description>Ngelanjutin comment saya buat elqassam, mungkin anda perlu bertanya ke diri anda sendiri apakah anda jadi muslim karena kesadaran anda sendiri ataukah hanya karena ngikutin kepercayaan ortu anda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Ngelanjutin comment saya buat elqassam, mungkin anda perlu bertanya ke diri anda sendiri apakah anda jadi muslim karena kesadaran anda sendiri ataukah hanya karena ngikutin kepercayaan ortu anda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Oleh: yadunk</title>
		<link>http://www.cendekia.web.id/2009/01/827.html/comment-page-1#comment-1485</link>
		<dc:creator>yadunk</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 16 Jan 2009 03:27:14 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cendekia.web.id/2009/01/10/827.html#comment-1485</guid>
		<description>Maaf bung, siapapun anda, anda salah kalo mengkategorikan sya sebagai anggota JIL. saya bahkan gak tahu seperti apa itu JIL. Anda mungkin tahu tapi saya tidak. Dan yang saya utarakan adalah hasil pemikiran saya sendiri, dari pengalaman hidup saya pribadi. Jadi gak ada hubungannya dengan jaringan apapun. 

Kalo anda gak punya pemikiran seperti saya, itu saya hargai. Toh bisa jadi mungkin saya udah gak waras, tapi itu dari sudut pandang anda. Waras atau tidak adalah hal yang relatif. Kita bisa menciptakan barometer kita masing2.

Anyway, maksih untuk commentnya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Maaf bung, siapapun anda, anda salah kalo mengkategorikan sya sebagai anggota JIL. saya bahkan gak tahu seperti apa itu JIL. Anda mungkin tahu tapi saya tidak. Dan yang saya utarakan adalah hasil pemikiran saya sendiri, dari pengalaman hidup saya pribadi. Jadi gak ada hubungannya dengan jaringan apapun. </p>
<p>Kalo anda gak punya pemikiran seperti saya, itu saya hargai. Toh bisa jadi mungkin saya udah gak waras, tapi itu dari sudut pandang anda. Waras atau tidak adalah hal yang relatif. Kita bisa menciptakan barometer kita masing2.</p>
<p>Anyway, maksih untuk commentnya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

